Mari Menjadi Bagian dari Zaman

Zaman telah berubah. Tiap detik kini berjalan diiringi berbagai dinamika dan ketidakpastian. Inovasi dan kreasi menjadi hal biasa. Butuh lebih dari sekadar pencapaian pribadi dan kelompok untuk dapat bertahan. Mereka yang berani berubah dan berperan akan menjadi bagian dari zaman. Mereka yang hanya diam di tempat akan terus tertinggal.

Di manakah kamu akan berada?

Zaman ini dibentuk oleh para pembawa perubahan.

Sebuah kemustahilan jika zaman sedinamis ini terjadi begitu saja. Selalu ada “mereka” yang bergerak aktif dan secara kolektif membangun peradaban hingga seperti saat ini. Mereka mulai dari lingkup terkecil, lalu beranjak ke lingkup yang lebih besar hingga timbul dampak yang dirasakan banyak individu.

#2

Siapakah para pembawa perubahan?

Pembawa perubahan ialah para pembelajar seumur hidup. Bagi mereka, berbenah adalah sebuah tuntutan, dan mengambil peran sesuai potensi yang dimiliki adalah cara terbaik untuk berubah.

Mereka enggan membatasi diri, namun berani unjuk diri di berbagai komunitas strategis dengan karya penuh makna dan ukiran prestasi. Mereka memahami andil mereka sebagai roda gigi penggerak zaman.

Mereka senantiasa berbagi wawasan, gagasan, dan inspirasi bersama individu lainnya, untuk memperkokoh prinsip dan cara pandang mereka terhadap dunia. Mereka sadar adanya peran besar yang menanti di zaman ini.

Alih-alih berpikir, “Gue gausah lah. Toh udah ada mereka.”, yang mereka katakan justru, “Mereka terus, giliran gue kapan?”.

#3

Di mana engkau akan temukan mereka?

Banyak pembawa perubahan yang terlahir dari sebuah lingkaran pengembangan diri yang dinamakan Mentoring.

Mentoring mempertemukan mereka dengan berbagai individu dan sesosok pendamping yang senantiasa menyuplai inspirasi serta motivasi dalam berbenah diri.

Mentoring menjadi inkubasi bagi mereka untuk mempersiapkan diri dalam menjalani peran besar dan menjadi bagian dari zaman.

Apa yang mereka peroleh
dari Mentoring?

Sarana pembelajaran interaktif yang menggugah rasa penasaran mereka terhadap prinsip pengembangan diri dan wawasan keislaman.

Sosok mentor yang senantiasa memotivasi dan mendampingi proses pengembangan diri mereka.

Tempat berkumpul bersama orang-orang yang saling memotivasi dan menginspirasi— layaknya keluarga di dalam sebuah rumah.

Jaringan perkenalan luas yang mempertemukan mereka dengan orang-orang baru yang luar biasa.

Mereka yang Ingin Menjadi
Bagian dari Zaman

Mentoring itu menjadi salah satu titik hidup terbaik dalam hidup saya. Saya mendapat begitu banyak manfaat dengan ikut mentoring, bisa punya banyak teman yang selalu mengajak kebaikan, memperluas pengetahuan, dan memberikan semangat kebaikan. Kamu ngga percaya? Langsung aja rasakan sendiri! Yuk, ikut mentoring!
Dhita Mutiara Nabella
Mapres Utama FMIPA UI 2018
Dulu Pia orang yang paling males banget pergi kegiatan rohis. Setelah ikut mentoring, Pia ngerasain banyak manfaatnya. Karena menurut Pia kuliah itu gak cuma perlu ilmu akademis, tapi juga perlu nambah ilmu agama. Di mentoring itulah Pia dapat ilmu agamanya, nambah wawasan dan dapet teman-teman yang baik banget. Dan yang paling penting, kakak mentornya baik dan asik banget. Mentoring itu ternyata gak sekaku yang Pia bayangin. Ngejalaninnya asik dan banyak banget dapat pelajaran dari sana.
Noveliyati Sabani
Kabiro Humas FSI FISIP UI 2018
Mentoring bisa dikatakan sebagai langkah awal untuk mengenal lebih jauh kehidupan kampus. Di dalamnya diajarkan bagaimana memposisikan diri sebagai pribadi yang memberikan kebermanfaatan. Bersama para sahabat mentoring, saya menemukan keluarga baru yang siap mengarahkan dan mendorong saya menjadi manusia yang terus belajar menjadi yang terbaik. Jika kehidupan diibaratkan layaknya menaiki tangga kebaikan, maka melalui mentoring saya sudah berada pada satu tingkat untuk mencapai kebaikan tersebut.
Zaky M. Syah
Kadept Kastrat BEM FISIP UI 2018
Mentoring memiliki peran besar dalam memengaruhi kehidupan kita di keseharian. Dengan mentoring, maka sejatinya kita berada lingkaran kebaikan yang akan senantiasa terus membenahi diri kita agar menjadi lebih baik secara kontinyu. Untuk itu, sudah saatnya kita membuang keraguan untuk tidak ikut mentoring. Jadi tunggu apa lagi?
Andri Nur Rochman
Ketua BEM Fasilkom UI 2018
Karena mentoring, gua dapet inspirasi bahwa hidup gua bukan hanya utk gua pribadi. Gua belajar bahwa untuk menjadi baik gak bisa hanya sendiri. Dan di mentoring inilah gua dapet orang2 yg menguatkan gua sehingga gua bisa mencapai salah satu titik tertinggi gua dalam kontribusi di kampus.
Ahmad Salim
Ketua BEM Psikologi UI 2017
"Mentoring is a brain to pick, an ear to listen, and a push in the right direction," (John Crosby). Keren, kan? Makanya, yuk, pastikan kamu ikutan mentoring. Ciptakan salah satu pengalaman dan cerita keajaibanmu di mentoring!"
Ulfa Rodiah
Ketua DPM UI 2018

Bergabunglah bersama para pembawa perubahan lainnya.

Daftarkan dirimu ke dalam kelompok Mentoring baru dan dan bersiaplah menembus batasan diri bersama Mentor dan teman-teman hebat di dalamnya.